CHAT Via WhatsApp

artikel

diposkan pada : 14-12-2020 16:16:01

Serum vitamin C adalah produk perawat kulit yang digandrungi banyak orang sejak lama. Mendapatkan kulit sehat, lembut, kencang, dan tampak bercahaya tidaklah sulit dengan bantuan vitamin C. Apabila Anda kesulitan memperoleh sumber asupan vitamin C harian dari beraneka macam buah, serum vitamin C menjadi opsi terbaik untuk Anda.

Mulai dari produk drugstore sampai high-end, serum vitamin C dapat dibeli dengan mudah. Brand kondang seperti Laneige, Sensatia Botanicals, dan Wardah memproduksi serum vitamin C berkualitas bagus. Supaya tidak bingung, kami sarankan Anda melihat panduan pemilihannya dalam artikel ini. Setelah itu, kami merekomendasikan produk serum vitamin C terbaik. Selamat membaca!

Serum Vitamin C dan Fungsinya untuk Kulit
Apakah Anda Memerlukan Serum Vitamin C?
Cara Memilih Serum Vitamin C
Pilih Berdasarkan Jenis Vitamin C yang Digunakan
Awali dengan Serum yang Konsentrasi Vitamin C-nya Rendah
Pilihlah Serum berdasarkan Kondisi Kulit
Periksa Bahan Pendukung untuk Memperoleh Manfaat Lebih
Pastikan Teksturnya Mudah Meresap dan Nyaman di Kulit
Hindari Bahan-bahan yang Memungkinkan Terjadinya Iritasi

10 Rekomendasi Serum Vitamin C Terbaik untuk Kulit Wajah

1. Goodal Green Tangerine Vita C Dark Spot Serum
2. Sensatia Botanicals Facial C-Serum Unscented Sensitive
3. Laneige White Dew Original Ampoule Essence
4. Charlotte Kay Vitamin C Serum
5. Hanasui Serum Vitamin C Kuning
6. i-Face Vitamin C Serum
7. Envygreen Intensive Vitamin C Serum
8. Sunday Riley C.E.O Glow Vitamin C + Turmeric Face Oil
9. Wardah C-Defense Serum
10. Garnier Light Complete Whitespeed Vitamin C Super Essence

Serum Vitamin C dan Fungsinya untuk Kulit

Serum vitamin C berperan banyak bagi tubuh, terutama untuk memelihara kesehatan kulit. Berbagai penelitian terhadap efektivitas vitamin C bagi kulit sangatlah banyak. Secara topikal, serum vitamin C ideal untuk semua jenis kulit. Peranannya tetap optimal saat dipadukan dengan bahan aktif lain seperti alpha hydroxy acid, retinol, ataupun SPF.

Salah satu bentuk turunan vitamin C, yakni magnesium ascorbyl phospate, membantu mempertahankan kelembapan kulit lebih baik melalui hydrating effect-nya. Vitamin C juga membantu melembutkan permukaan kulit untuk penampilan lebih muda. Peradangan seperti kulit memerah dapat pula ditangani dengan baik oleh serum vitamin C.

Selain fungsi-fungsi tersebut, berikut keuntungan lain yang kulit rasakan saat rutin mengaplikasikan serum yang mengandung vitamin C:

  • Mencerahkan kulit dengan mengurangi produksi melanin yang memunculkan bintik-bintik gelap, melasma, dan bahkan jerawat.
  • Menghilangkan lingkaran hitam di bawah mata dengan cara menghidrasi under-eye area.
  • Sebagai anti-aging dengan meningkatkan jumlah kolagen. Hal ini membantu mencegah kemunculan gejala penuaan dini sekaligus menjaga kekencangan kulit.
  • Memperbaiki kerusakan kulit seperti sunburn akibat paparan sinar matahari yang memicu radikal bebas melalui sifat antioksidannya.
  • Satu lagi yang mungkin belum Anda ketahui, serum vitamin C juga dapat dimanfaatkan ke area tubuh lain untuk membantu mempercepat penyembuhan luka, lho!

Apakah Anda Memerlukan Serum Vitamin C?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Anda harus mengecek dulu apakah Anda mengalami masalah yang berkaitan dengan kulit. Contohnya, jika pada wajah Anda mulai terjadi pengenduran atau terlihat garis halus, hiperpigmentasi, kemerahan, dan bentuk imperfeksi lain, tentu Anda membutuhkan serum vitamin C.

Kandungan vitamin C aktif pada serum membawa banyak sekali keuntungan untuk menanggulangi kondisi-kondisi tersebut. Namun, Anda yang mempunyai tipe kulit sensitif harus lebih selektif dalam memilih dan menggunakan serum. Tenang saja, pada bagian selanjutnya kami akan menjelaskan bagaimana cara menemukan serum vitamin C yang tepat.

Cara Memilih Serum Vitamin C

Mengetahui banyaknya kelebihan yang ditawarkan dari produk serum vitamin C, tentunya Anda tidak boleh sembarangan memilih produk. Cermatilah beberapa elemen sebelum menentukan serum, mulai dari jenis vitamin C yang terkandung, tingkat konsentrasi, tekstur, bahan pendukung, dan kesesuaiannya terhadap kondisi kulit Anda. Selengkapnya dapat diketahui melalui poin-poin berikut.

Pilih Berdasarkan Jenis Vitamin C yang Digunakan

Vitamin C adalah unsur yang tidak stabil dan mudah rusak. Karena alasan tersebutlah vitamin C kemudian diolah bersama turunan vitamin C atau vitamin C derivative supaya khasiatnya tetap maksimal. Dalam urusan pemilihan serum, sebaiknya Anda mengetahui jenis vitamin C apa saja yang digunakan.


Berikut ini beberapa jenis vitamin C yang paling sering diformulasikan ke dalam produk serum:

 

  • L-ascorbic acid (LAA). Adalah bentuk turunan paling murni dari vitamin C dengan kinerja paling kuat terhadap kulit. Walau efektif untuk mencerahkan, menghidrasi, dan mereduksi hiperpigmentasi, ascorbic acid adalah komponen yang sangat mudah teroksidasi oleh udara dan suhu, serta konsentrasinya tidak stabil.
  • Sodium ascorbyl phosphate (SAP). Sodium ascorbyl phosphate cukup kuat dalam menahan paparan sinar, panas, dan udara, serta memiliki unsur lebih stabil. Untuk Anda yang berkulit sensitif dapat mencari serum vitamin C berkandungan SAP karena mempunyai pH netral. Bentuk vitamin C satu ini juga efektif mengatasi jerawat.
  • Magnesium ascorbyl phosphate (MAP). Jika kulit Anda tergolong kering atau sensitif, serum vitamin C dengan kandungan magnesium ascorbyl phosphate diketahui lebih ramah. Turunan vitamin C ini dapat membantu menangani efek hiperpigmentasi.
  • Selain ketiga bentuk vitamin C tersebut, Anda mungkin mendapati vitamin C derivatives lain seperti ascorbyl glucoside, ascorbyl palmitate, magnesium ascorbyl palmitate, ethyl ascorbic acid, dan tetrahexyldecyl ascorbate. Meskipun beberapa macam turunan vitamin C tersebut terbilang cukup stabil dibandingkan ascorbic acid, tetap disarankan supaya menjauhi wajah dari sinar matahari langsung ataupun eksposan udara terus-menerus.
  • Awali dengan Serum yang Konsentrasi Vitamin C-nya Rendah
  • Tingkat konsentrasi vitamin C dari setiap produk berbeda-beda. Semakin tinggi konsentrasinya, efektivitasnya pun meningkat, namun bedampak pula pada kulit yang rentan kering. Apabila Anda baru pertama kali membeli serum vitamin C, lebih baik memilih produk dengan konsentrasi rendah untuk mengecek reaksi kulit terhadap penggunaan serum.
  • Memilih serum dengan konsentrasi rendah juga membantu kulit beradaptasi semisal di lain waktu Anda ingin mengganti ke produk dengan konsentrasi lebih tinggi. Ingat juga bahwa serum yang konsentrasi vitamin C-nya tinggi tidak boleh digabung dengan bahan-bahan keras lain, seperti AHA, BHA, retinol, atau niacinamide sebab dapat menimbulkan reaksi iritasi ataupun kemerahan.
  • Pilihlah Serum berdasarkan Kondisi Kulit
  • Pilihlah Serum yang Paling Sesuai dengan Kondisi Kulit
  • Setiap orang mempunyai kebutuhan yang berbeda akan kulit mereka. Maka dari itu, kami menyarankan Anda membeli serum vitamin C yang kandungan dan performanya sesuai dengan kondisi kulit Anda.
  • Kulit Berminyak dan Berjerawat. Carilah serum dengan konsentrasi tinggi untuk membantu menjaga kelembapan minyak di wajah Anda. Serum yang diperkaya bahan antibakteri juga mendukung efektivitas bahan utamanya dalam membasmi bakteri penyebab jerawat.
  • Kulit Kering. Kami sarankan Anda membeli serum vitamin C berbasiskan minyak yang dilengkapi bahan aktif untuk melembapkan, misalnya hyaluronic acid, ceramide, glycerin, dan lain-lain. Serum dengan tambahan kolagen juga dapat dipilih apabila Anda mengharapkan kulit elastis, kencang, dan teremajakan.
  • Kulit Sensitif. Anda bisa membeli serum vitamin C dengan konsentrasi rendah agar peranannya tidak menimbulkan reaksi iritatif terhadap kulit sensitif Anda. Serum dengan turunan vitamin C seperti magnesium ascorbyl phosphate atau sodium ascorbyl phosphate merupakan pilihan terbaik Anda.

Periksa Bahan Pendukung untuk Memperoleh Manfaat Lebih

Dalam rangka berlomba-lomba memperoleh predikat sebagai serum vitamin C terbaik, tidak sedikit produsen menambahkan bahan-bahan pendukung untuk memaksimalkan manfaat sebuah serum. Misalnya, ketika vitamin C dikombinasi bersama pro-vitamin B3 dan kolagen, maka ketiganya akan bersinergi menekan proses pigmentasi akibat pengaruh sinar UVB.

Beberapa produk dilengkapi komponen pendukung alami semisal aloe vera yang berguna melembutkan kulit. Sementara bahan pendukung yang paling umum digunakan adalah pelembap, semacam glycerin, hyaluronic acid, dan ceramide, di mana bahan-bahan ini bisa Anda utamakan keberadaannya apabil Anda memerlukan serum vitamin C untuk kulit kering dan sensitif. Carilah bahan pendukung yang paling Anda perlukan untuk mendapatkan manfaat lebih!

Pastikan Teksturnya Mudah Meresap dan Nyaman di Kulit

Jangan lupakan soal tekstur produk! Sebagus apa pun serum Anda, rasanya akan kurang nyaman ketika teksturnya sulit meresap ke lapisan kulit. Carilah serum yang teksturnya paling nyaman buat Anda, namun tetap utamakan produk yang lebih gampang menyerap ke dalam kulit.

Untuk Anda yang kulitnya cenderung berminyak, mungkin akan lebih nyaman menggunakan serum dengan tekstur ringan. Tetapi, orang dengan kulit kering boleh jadi lebih suka dengan tekstur serum yang sedikit kental. Apa pun merek dan teksturnya, pilihlah serum yang paling nyaman untuk Anda.

Hindari Bahan-bahan yang Memungkinkan Terjadinya Iritasi

Di samping memikirkan kenyamanan, Anda juga harus mempertimbangkan aspek keamanan produk. Terlebih bagi Anda yang kulitnya sensitif atau kering, penting memperhatikan bahan-bahan tertentu supaya tidak memperburuk kondisi kulit Anda.

Jauhilah produk serum yang mengandung bahan-bahan iritatif seperti pewangi buatan, pewarna, paraben, dan alkohol. Dengan menyeleksi bahan-bahan aditif semacam itu, Anda pun tidak perlu khawatir terhadap risiko terjadinya iritasi. Lalu, pilih juga serum dengan keasaman rendah atau memiliki tingkat pH normal, ya!